Biji Kopi Robusta

Biji kopi robusta berasal dari spesies tanaman kopi yang berbeda dengan kopi arabika. Biji arabika dianggap lebih unggul oleh sebagian besar orang. Sedangkan merek kopi robusta hampir tidak dikenal secara luas di dunia internasional. Namun ada fakta menarik dibaliknya.

Harga kopi robusta yang lebih rendah secara signifikan, tampaknya menunjukkan bahwa orang lebih menyukai biji arabika. Orang bersedia membayar lebih mahal untuknya.

biji kopi robusta

Meskipun benar bahwa biji arabika lebih populer, tapi ada kalangan tertentu yang lebih menyukai biji robusta berkualitas karena beberapa alasan.

Jika kamu di sini karena ingin merasakannya, kami sarankan untuk beli kopi jombang yang sudah kami rekomendasikan sebelumnya.

Perbedaan Biji Kopi Robusta Dengan Arabika

Biji arabika seringkali digunakan di kedai kopi dan kafe berkelas. Biji robusta lebih sering ditemukan pada kopi instan dan campuran arabika-robusta.

Di negara maju, orang-orang lebih mengenal rasa dan karakteristik biji arabika daripada biji robusta. Sedangkan di negara berkembang seperti kita kopi robusta sering menjadi minuman dari tiap kalangan.

Biji kopi arabika secara umum dianggap lebih enak. Banyak orang yang menyukainya. Sedangkan kopi robusta bisa jadi lebih dari sekadar pengisi yang murah! Kopi robusta terbaik bisa sangat beraroma dan halus menyaingin biji arabika kelas terbawah.

Apakah kopi ideal kamu memiliki ciri-ciri seperti ini?

  • Kuat
  • Gelap
  • Sangat berkafein
  • Notes cokelat pahit & hitam

kamu mungkin lebih menikmati kopi robusta. Bahkan tanpa disadari, dirimu lebih menyukainya daripada arabika!

Tenang saja, kamu bukanlah satu-satunya. Espresso Italia dan Vietnam Drip adalah produk asli yang menggunakan kopi robusta.

Orang-orang Italia begitu menyukainya karena krema yang dihasilkan untuk membuat espresso jauh lebih banyak dari arabika. Sedangkan Vietnam, ini adalah salah satu negara pengekspor kopi terbesar di dunia seperti Indonesia. Vietnam Drip merupakan produk dan budaya kreatif yang mereka hasilkan. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Profil Jenis & Rasa Kopi

Tanaman kopi robusta bernama Coffea Canephora. Sedangkan tanaman kopi arabika bernama Coffea Arabika. Keduanya adalah spesies kopi yang berbeda, meskipun di genus yang sama.

Biji kopi arabika lembut dan lebih rentan terhadap penyakit. Mereka membutuhkan ketinggian yang lebih untuk tumbuh secara efektif. Bahkan seringkali masih menghasilkan panen yang lebih rendah. Biji kopi ini dikenal karena rasa dan aromanya yang lebih menonjol, serta keasamannya yang menyenangkan.

Biji robusta, percaya atau tidak, ini tergolong sangat kuat. Kopi ini secara alami mengandung kafein yang jauh lebih besar daripada biji arabika.

Kandungan kafein yang tinggi sebenarnya membantu membuat biji robusta lebih tahan terhadap penyakit. Karena itu, kondisi penanaman kopi robusta jauh lebih fleksibel. Tanaman robusta sering ditanam di dataran rendah. Bahkan menghasilkan panen yang lebih banyak daripada arabika.

Kopi robusta dikenal rendah keasamannya dan seringkali memiliki rasa cokelat hitam pahit. Kualitas ini sering membuat biji robusta sebagai bahan ideal untuk minuman espresso! Seperti yang kami katakan sebelumnya ya kan?

Preferensi Rasa Biji Kopi Robusta

Biji arabika dinikmati karena profilnya yang beraroma dan cerah. Orang-orang yang lebih menyukai biji arabika dianggap memiliki preferensi langit-langit depan. Sebab, kualitas terbaik dari biji arabika dicicipi oleh bagian depan mulut dan lidah.

Biji robusta dinikmati karena berat dan rasanya yang kuat. Orang-orang dengan preferensi langit-langit belakang lebih cenderung memilih kopi spesies robusta. Sebab, kualitas khas ini lebih dialami di bagian belakang langit-langit mulut.

Jadi pertanyaannya adalah, apakah kamu orang yang menyukai langit-langit depan atau belakang?

Jangan khawatir, kamu tidak perlu memilih. Campuran arabika dan robusta sudah tersedia! Kamu harus bereksperimen sedikit untuk mendapatkan kombinasi rasa terbaiknya.

Harga kopi robusta patut dipertimbangkan. Meskipun kamu dapat menemukan beberapa merek robusta dengan harga yang lebih murah dari arabika. Namun, tetaplah berhati-hati.

Kopi robusta yang buruk, jauh lebih buruk daripada arabika yang buruk. Robusta kualitas rendah yang digunakan sebagai pengisi kopi instan murah dan campurannya, dapat memiliki bau dan rasa seperti karet. Jadi jika kamu tidak menyukainya, waspadalah terhadap harga kopi robusta yang rendah dan mencurigakan.

Pikirkanlah, mungkin kamu orang yang tergolong langit-langit belakang. Berikut adalah beberapa karakteristik kopi robusta yang perlu kamu coba:

  • Kaya, gelap, dan tebal
  • Nutty dan Cokelat
  • Gelap dan Berat
  • Cokelat Baker
  • Kuat, gelap, dan earthy
  • Hazelnut dan Ceri

Kami harap dengan ini dirimu merasa tercerahkan tentang spesies kopi robusta yang sangat disalahpahami. Beri tahu kami apa biji kopi robusta favoritmu!