Adakah Kopi Yang Baik Untuk Kesehatan?

Adakah kopi yang baik untuk kesehatan? Sementara cara terbaik untuk minum kopi terus diperdebatkan, jelas bahwa orang Amerika tidak bisa hidup tanpa asupan kopi harian mereka. Ini adalah survey yang dilakukan di tahun 2018 silam.

Terlepas dari kekhawatiran tentang kemungkinan karsinogen. Akrilamida yang ditemukan dalam minuman. 64% orang dewasa di Amerika Serikat biasanya minum secangkir kopi pada hari sebelumnya.

kopi yang baik untuk kesehatan

Ahli gizi Rachel Beller mengatakan secangkir kopi hitam memiliki jumlah senyawa yang sangat rendah. Melewatkan dorongan kopi di pagi hari karena takut meningkatkan risiko kanker, kamu bisa kehilangan manfaat kesehatan utama ini.

Mitos Atau Fakta: Kopi Yang Baik Untuk Kesehatan

Kopi Dapat Mengurangi Risiko Kematian

Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 200.000 orang, para peneliti menemukan fakta menarik. Orang yang mengonsumsi satu hingga lima cangkir kopi sehari, dikaitkan dengan penurunan risiko kematian. Bahkan penurunannya mencapai 15%.

Ada hubungan lain yang juga terlihat di antara orang-orang yang minum kopi tanpa kafein. Jadi, jangan khawatir jika kamu menyukai kepahitan minuman tersebut.

Mengurangi Peradangan

Dalam hal memerangi peradangan, kopi adalah salah satu pilihannya. Biji kopi mengandung berbagai antioksidan yang bekerja untuk mengurangi radikal bebas. Atom tidak stabil atau radikal bebas dapat merusak sel. Pada akhirnya mendorong peradangan.

Menurut penelitian, kafein dapat mencegah senyawa penyebab peradangan dalam sel kekebalan manusia. Kafein membuatnya menjadi gelisah dan membantu melindungi dari peradangan terkait usia.

Kopi Melindungi Otak

Terlepas dari efek sampingnya yang membuatmu gelisah. Kafein dari kopi dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit parkinson. Orang tua yang sudah menderita gangguan kognitif ringan patut mewaspadai hal ini. Bisa jadi ini adalah tanda penyakit alzheimer di masa depan. Mengonsumsi tiga cangkir kopi ternyata mampu menurunkan kemungkinan terserang penyakit demensia.

Ditambah lagi kopi dapat membantu orang yang menderita penyakit parkinson mengatasi gejalanya. Ada temuan menarik dari sebuah studi di tahun 2012. Studi ini diterbitkan dalam jurnal resmi American Academy of Neurology. Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi kafein setara dengan dua cangkir kopi delapan ons setiap hari, dapat membantu mengendalikan gerakan tak sadar yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Namun, penelitian selanjutnya tidak dapat mereplikasi temuan ini.

Menurunkan Risiko Penyakit Dan Kanker

Kopi tidak hanya dapat membantu meningkatkan aliran darah ke jantung. Penelitian telah menunjukkan, kopi juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Terutama di antara mereka yang minum tiga hingga lima cangkir per hari.

Minuman ini juga memiliki efek positif pada hati. Kopi dikatakan mampu mengurangi risiko kematian akibat sirosis hati, mengurangi tingkat enzim yang merusak, dan mengurangi jaringan parut hati pada penderita hepatitis C.

Kita sering berpikir memakai tabir surya adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko kanker kulit. Ada sebuah penelitian yang meneliti kebiasaan minum kopi harian lebih dari 447.000 orang selama 10 tahun. Mereka menemukan bahwa orang yang minum setidaknya empat cangkir kopi berkafein memiliki risiko 20% lebih rendah terkena melanoma, dibandingkan mereka yang memilih kopi tanpa kafein atau tidak meminumnya sama sekali.

Meningkatkan Daya Ingat

Minumlah secangkir kopi hitam setelah belajar menjelang ujian. Kamu mungkin akan menikmati manfaat keesokan harinya. Pada tahun 2014, para peneliti di Universitas John Hopkins menemukan temuan ini. Kafein dapat memperkuat ingatan tertentu setidaknya 24 jam setelah dikonsumsi. Rasakan manfaat terbaiknya dengan beli kopi jombang asli.

Kopi Yang Baik Untuk Kesehatan Menurunkan Risiko Diabetes

Di samping kelima fakta di atas, inilah temuan yang paling dinanti orang. Selain aktif setidaknya 150 menit setiap minggu dan makan makanan sehat, minum kopi dapat membantu mengurangi peluang terkena diabetes tipe-2.

Pada tahun 2014, para peneliti di Universitas Harvard menerbitkan temuan mereka. Sebuah penelitian dilakukan terhadap hampir 124.000 orang selama 16 hingga 20 tahun. Hasilnya menunjukkan, mereka yang meningkatkan asupan kopi sebanyak satu cangkir atau lebih setiap hari selama empat tahun, risiko terkena diabetesnya berkurang 11%. Namun, orang yang mengurangi konsumsi hariannya sebanyak satu cangkir, memiliki risiko 17% lebih tinggi terkena penyakit ini.

Jadi, kesimpulannya kopi yang baik untuk kesehatan memang benar adanya. Dengan catatan, kita harus tahu asupan harian dan waktu terbaik untuk mengonsumsinya. Tentu kita ingin mendapat manfaat baiknya bukan? Jadi jangan sampai salah memahami apapun yang kamu konsumsi ya.